Dove Sisterhood Yogyakarta: Ulik Definisi Cantik

Leave a Comment
Hari Minggu biasanya diisi dengan kegiatan apa, sih? Malas-malasan di rumah? Bersih-bersih rumah? Jalan-jalan ke mall bareng keluarga, teman or pacar? Atau nonton film kesukaan di bioskop? Tahu nggak, kalau Minggu, 5 Mei 2013 kemarin ada acara seru? Namanya Sisterhood. Beruntung banget, loh, Yogyakarta menjadi salah satu kota yang dikunjungi oleh tim Dove dan Cosmopolitan sehingga perempuan Yogyakarta bisa menimba ilmu dari para nara sumber yang inspiratif sekaligus seru-seruan bareng.

Sisterhood Dove-Cosmopolitan mengajak para peserta mengikuti talk show inspiratif dan hair show bersama hair expert. Tidak hanya 2 acara itu saja, peserta yang kebanyakan perempuan smart and gaul dari berbagai tingkatan usia dan latar belakang ini juga diberi kesempatan untuk cek rambut gratis… tis…tis… terus photo booth sepuas-puasnya… senarsis-narsisnya… seheboh-hebohnya untuk kemudian diupload ke socmed dan diikutkan photo booth contest. Tersedia hadiah bagi yang beruntung.
Selain itu? Sepanjang acara peserta dibanjiri banyak hadiah yang dibagi melalui lomba kreasi scarf, live twit, doorprize, serta quiz yang soalnya gampang-gampang banget. Di akhir acara dibagikan goody bag unyuuu bagi semua peserta! Sayang sekali buat yang nggak datang karena acara ini mampu membuka mata perempuan tentang arti kecantikan yang sesungguhnya. Tapi jangan sedih, ikuti saja cerita saya berikut ini. Cuzzz…

AKU WANITA DOVE AND I LOVE IT!

Kalimat di atas merupakan yel-yel yang berkali-kali diteriakkan oleh sista-sista yang hadir dalam Sisterhood, event yang diadakan oleh Dove dan Cosmopolitan (sebagai media partner) pada hari Minggu, tanggal 5 Mei 2013, jam 9 pagi sampai selesai di Hotel Novotel Yogyakarta. Dipandu Cisca Becker (@ciscabecker), acara yang dikemas dalam bentuk talk show ini menghadirkan nara sumber Ayu Dyah Pasha, psikolog dan Nonita Respati (@nonitarespati), designer dan entrepreneur. Hadir pula Achmad Farhobi alias Obi, seorang hair expert yang akan berbagi ilmu dan tips seputar perawatan rambut dan inspiratif hair style.

Pukul 10 acara resmi dibuka. Cisca Becker mengajak para peserta yang mayoritas perempuan untuk meneriakkan yel-yel pemanas suasana: “Saya wanita Dove… and I love it!” (kibas rambut). Keseruan acara pun mulai terasa. Tanpa buang-buang waktu, Nonita Respati segera didaulat naik ke panggung sebagai nara sumber pertama talk show inspiratif.


Talk Show Bersama Nonita Respati
(Foto: Dokumen Pribadi)


Perempuan kelahiran Solo ini pun memaparkan kisahnya sebagai entrepreneur yang sukses berkecimpung di berbagai bidang usaha, mulai dari batik sampai kuliner. Ia menjalankan bisnisnya berangkat dari niat baik dan percaya akan power of networking yang mampu mendatangkan kelancaran bagi jalannya usaha. Networking tidak sekedar menunjang pemasaran tapi juga demi mendapatkan feed back berupa honest opinion dari orang-orang terdekat. Power of networking pula yang membuat ibu 2 orang putra ini mampu menepis kekhawatiran yang sempat dirasa.

Owner dari label PURANA ini pun berbagi tips dalam mengawali langkah berwirausaha yakni:
  1. Goodwill: awali usaha dengan niat baik,
  2. Start browsingrecognize and understand your passion untuk memberi semangat ekstra,
  3. Deep research: totalitas dalam riset diperlukan. Tip: datangi sentra-sentra usaha dan buat perbandingan,
  4. Create uniqueness and put it as your DNA: temukan faktor diferensiasi yang membuat   produk anda berbeda. Seiring berjalannya waktu, pasti akan ditemukan dan mendapatkan benang merahnya.
  5. Calculate the risk: Jika memulai usaha dengan modal yang kecil otomatis akan membuat kita menjadi lebih berhati-hati dalam olah dana,
  6. Visualize your market: target pasar membantu untuk design produk sekaligus set the pricing,
  7. Start now!
Tidak hanya tips mengawali langkah berwirausaha, Nonita Respati juga menularkan ilmu yang berkaitan dengan sales strategies. Berikut 7 point sales strategies ala Nonita Respati:  
  1. Start from your closest circle!   
  2. Expand your networking, using multiplatform
  3. Society marketing
  4. Benchmarking
  5. Aim for bigger audience
  6. Aim for bigger income
  7. Aim for bigger goals
Point penting lainnya yang dibagikan sebelum menutup sesi sharingnya adalah:
  1. Partnership
  2. Start with existing elements
  3. Never stop learning
  4. Pinjaman modal, why not?
  5. Give back to community
  6. Enjoy the process
Itu dia ilmu yang dibagikan langsung oleh Nonita Respati di hadapan para audience Sisterhood Dove-Cosmopolitan. Menjalani wirausaha ternyata tidak serumit seperti yang dibayangkan. Kuncinya: mulai dari hal yang anda sukai karena dengan berbisnis sesuai passion dan interest melahirkan kenikmatan dalam menjalani setiap proses yang harus dilalui dalam berwirausaha. Di samping itu pula, bersikap terbuka (update informasi) untuk membidik tren dan rajin. Urusan modal pun jangan jadi hambatan untuk memulai usaha. 

Sebelum sesi sharing berakhir, Nonita Respati mengadakan lomba kreasi scarf. Para kontestan dibagi ke dalam 3 kelompok dengan masing-masing kelompok berisi 2 orang. Ketiganya diberi tantangan untuk mengubah selembar scarf menjadi fashion item yang trendi. Tersedia hadiah bagi pemenangnya. Seru! 

Sesi talk show inspiratif bersama Nonita Respati telah usai. Kini talk show inspiratif kedua bersama Ayu Dyah Pasya, coach Dove big sister. Ayu Dyah Pasya akan presentasi mengenai inner beauty, spirit positif menuju kecantikan sempurna. Sebelum sampai pada materi pokok, Ayu Dyah Pasya bertanya kepada audience: perempuan yang dianggap cantik itu siapa? Alasannya? Seorang peserta menjawab Lady Di. Seorang yang lain menjawab: Ayu Dyah Pasha. Setelah memperoleh jawaban, Ayu Dyah Pasya yang lebih suka menyebut kata “perempuan” ketimbang “wanita” ini mengatakan bahwa hanya 7% perempuan yang merasa dirinya cantik. Lalu, “apa yang Anda lihat ketika Anda bercermin?” Beragam jawaban pun kembali terlontar dari mulut para audience. Dan untuk memberi gambaran secara visual atas definisi kata “cantik”, video Real Sketch Beauty persembahan dari DOVE diputar.


Talk Show Bersama Ayu Dyah Pasya
(Foto: Dokumen Pribadi)

Menurut Ayu Dyah Pasya, cantik itu merupakan ekspresi unik setiap orang. Nah, bagaimana caranya supaya perempuan mampu mengelaborate dan menonjolkan keunikan yang dimiliki sehinga menjadi sebuah kelebihan. Arti “cantik” telah mengalami pergeseran akibat sistem kapitalis sehingga definisi kecantikan pun turut berubah ke arah tampilan fisik seperti payudara besar, kulit putih, rambut panjang, hidung mancung, tinggi semampai, dll. Dengan bergesernya definisi “cantik” menjadikan perempuan berani menjalani operasi plastik, liposuction, hingga mengonsumsi obat-obatan demi memperoleh kecantikan menurut gambaran diri mereka masing-masing. Ujung-ujungnya, penampilan menjadi seragam. Namun, dengan adanya keseragaman atas tampilan fisik yang dimiliki oleh setiap perempuan malah membuka peluang bagi yang memiliki kecantikan natural. Dia/merekalah yang bakal dicari karena keunikan yang dimiliki. Resepnya? Miliki outer dan inner beauty. Bagaimana caranya supaya meraih outer beauty?

1. Rawat diri anda
2. Perawatan kecantikan kulit
3. Cantik tampilan
    Meliputi:
    a. Sikap Tubuh
    b. Ekspresi wajah
    c. Artifaktual
4. Pola hidup sehat
    a.   Makan makanan yang sehat 
    b.   Minum memadai 
    c.   Berolahraga 
    d.   Istirahat cukup 
    
Mau atau tidak melakukannya?

Sedangkan untuk menciptakan inner beauty dapat dilakukan dengan:
1. Kembangkan potensi diri,
2. Hubungan sosial yang hangat dengan cara membina networking,
3. Nilai-nilai spiritual 
    mencakup 2 hal yakni: 
    a.   bersyukur: kosmetik yang paling mempercantik diri 
    b.   ketulusan hati: senyum sebagai tanda pertama ketulusan hati
  
Melengkapi kemeriahan talk show inspiratif Sisterhood, acara yang mengusung tagline: real care, real beauty, real happiness ini menghadirkan Obi, seorang hair expert. Dalam hair shownya, Obi mendemokan tatanan rambut lepek agar nampak bervolume dan mengatasi bad hair day. Tak lupa, Obi berbagi tips sekaligus menjawab pertanyaan yang diajukan di sela-sela kesibukannya menata rambut para model.


Hair Show Bersama Obi
(Foto: Dokumen Pribadi)
  Menurut Obi, ada 4 faktor penyebab kerusakan rambut, yakni:
  1. Lingkungan 
  2. Mekanis 
  3. Suhu 
  4. Bahan Kimia
Tips perawatan rambut ala Obi: 
  1. Keramas menggunakan bantalan jari, jangan memakai kuku supaya kutikula tidak terkelupas, 
  2. Aplikasikan shampoo pada bagian akar rambut sedangkan conditioner pada batang rambut, 
  3. Pada saat keramas, basahi rambut dengan air hangat untuk membuka pori-pori, 
  4. Keringkan secara natural, 
  5. Pakai serum untuk melindung rambut dari suhu panas. Gunakan pada bagian batang rambut, 
  6. Rawat rambut untuk memaksimalkan kecantikan.
Tuh, kan, banyak ilmu yang diperoleh dari Sisterhood. Untuk menjadi seorang perempuan yang cantik tidak perlu aneh-aneh, miliki outer dan inner beauty dalam diri masing-masing maka kita semua bisa menjadi sosok yang cantik sekaligus menginspirasi

Keseruan Sisterhood masih terasa hingga menjelang akhir acara dimana menjadi saat yang dinanti: bagi-bagi hadiah! Pada sesi terakhir ini diumumkan para pemenang kompetisi photo booth contest dan live twit, dilanjut quiz, kemudian pengumuman pemenang doorprize. Semuanya dapat hadiah! Tak lupa, sebelum pulang, para peserta diajak foto bareng dan shooting yel-yel: “SAYA WANITA DOVE AND I LOVE IT!” Seruuu banget! 

Terima kasih Sisterhood Dove, Cosmopolitan, Ayu Dyah Pasha, Nonita Respati, Achmad Farhobi, dan Cisca Becker telah mampir ke Yogyakarta. Sampai ketemu lagi.

You are more beautiful more than you think! SAYA WANITA DOVE AND I LOVE IT!














 

0 komentar:

Posting Komentar