Tampilan Baru Yahoo! Mail

Leave a Comment
Beberapa hari yang lalu, saya dibuat uring-uringan gara-gara nggak bisa buka akun e-mail Yahoo! milik saya. Gimana nggak uring-uringan, coba, di saat harus kirim e-mail balasan yang sifatnya penting, eee... e-mail-nya ngadat. Loadingg terus di tempat. Dalam keadaan senewen, dongkol, sekaligus sebal, pikiran saya langsung menuding aliran internet sebagai biang keladinya. Nggak ngerti apa saat orang harus tampil profesional. Kudu bales e-mail segera, nih! Pihak seberang aja fast response, masak saya balesnya "semau gue". Di sisi lain, sempat, sih, kepikiran, apa lagi "maintenis", ya? Waktu nyoba buat ngeblog lancar-lancar aja, tuh! Eh, beda provider ya? Ups... *melet*

Prasangka buruk saya perlahan sirna manakala di suatu hari mendapati Yahoo! kembali bisa diakses. Tidak seperti hari-hari sebelumnya yang membuat saya habis kesabaran, Yahoo! saya kembali tampil seperti biasanya. Begitu pencet tombol enter di notebook, langsung saya diantar ke tempat tujuan. Dan ketika icon bergambar amplop di sisi kanan diklik yeahhh, berhasil! Iseng-iseng, lalu saya mencoba membuka e-mail dari smartphone dan tablet. Hasilnya? Bisa nge-e-mail lagi!

Tanpa penjelasan resmi dari pihak Yahoo! Saya sok tahu aja kalau layanan Yahoo! Mail kemarin lagi diperbaiki tampilannya. Soalnya, saat membuka akun e-mail, saya mendapati adanya perubahan. Perubahan kecil, sih, tapi tetap aja termasuk perubahan, kan? Ssttt... awalnya saya nggak memperhatikan lho! Maklum, sibuk ceka-ceki dan balesin e-mail. Hingga beberapa menit kemudian, ternyata ada sesuatu yang berbeda terlihat di depan mata.


Berkelompok. Kini, tampilan Yahoo! Mail dibikin mengelompok menurut urutan waktu. Berdasarkan tampilan Yahoo! Mail milik saya (yang sama-sama punya akun Yahoo! Mail, silakan dibuka, biar gampang jelasinnya); e-mail masuk, e-mail keluar, spam, draft bahkan sampah sekalipun dibikin mengelompok berdasar keterangan waktu hari ini, awal minggu ini, kemarin, minggu lalu, Mei sebelumnya, April, Maret, Februari, Januari. Adapun kumpulan e-mail yang masuk tahun-tahun sebelumnya (2014, 2013, dst), pengelompokan tidak sedetail files e-mail tahun yang masih berjalan (baca: 2015), hanya ditampilkan tahunnya saja tanpa bulan. Pengelompokkan e-mail tetap berlaku meskipun panel preview di-set ke "kanan", "terbawah", dan "tidak ada". 

Mudah Dilacak. Yahoo! Mail tampaknya ingin mengadopsi sistem penataan dokumen ke dalam mailing system-nya agar lebih rapi, tampak tertata, dan mudah dilacak (in case suatu waktu harus mencari e-mail lawas). Sebelumnya, saya paling males kalau harus scroll down ngubek-ubek e-mail lawas. Mata saya capek dibuatnya. Akibatnya, saya jadi nggak sabaran atau kurang teliti. Jalan pintasnya adalah memanfaatkan fitur "cari" lalu klik "cari di mail". Yahoo! Mail bakal scanning sendiri dan menampilkan e-mail yang saya inginkan berdasar kata kunci. Dengan tampilan baru Yahoo! Mail, bagaikan memiliki filing cabinet dengan kumpulan ordner di dalamnya. Ordner-ordner yang memisahkan files/documents yang diterima kemarin, hari ini, bulan lalu, bahkan tahun sebelumnya. Dari segi kenyamanan, tampilan anyar tersebut bikin mata nggak capek. Barangkali inilah yang diharapkan Yahoo! adanya peningkatan dari sisi kemudahan dan kenyamanan dalam mengoperasikan Yahoo! Mail.

Sebagai pemakai setia, saya bersetuju akan tampilan Yahoo! Mail saat ini. Saya pun bisa berhitung, dalam satu hari, misalnya, berapa jumlah e-mail yang masuk, e-mail keluar, draft, spam, termasuk jumlah sampah yang belum dibuang. Perusahaan selevel Yahoo! pun masih perlu memantaskan diri agar layanannya tampil apik dan berserasi dengan zaman.[] 


Catatan penulis:
1. Yahoo! Mail yang disebut di dalam artikel adalah Yahoo! Mail dalam versi bahasa Indonesia
2. 3 Juni 2015, penulis melakukan komparasi antara Yahoo! Mail versi bahasa Indonesia dengan Yahoo! Mail versi bahasa Inggris. Hasilnya adalah sama. Di dalam Yahoo! Mail versi bahasa Inggris, contoh urutan waktunya today, yesterday, Monday, Sunday, last week, earlier in May, April, 2014, dst
3. Yahoo! Mail versi bahasa Indonesia dan Inggris yang digunakan sebagai materi penulisan artikel adalah akun-akun pribadi penulis
4. Urutan waktu pada masing-masing akun akan berbeda, tergantung keaktifan pemilik (user) akun 

0 komentar:

Posting Komentar