Mie Time, Mie Ayam Teriyaki Solaria

6 comments

Yogyakarta | 6 Juli 2015 
Hi, me time!
Asyiknya bisa nge-mall lagi, setelah sekian bulan absen gegara jempol kaki kena musibah. Hiks... Sebenarnya kurang cocok dibilang me time, sih, secara perginya sama ibu dan bibi. Menurutku, yang disebut me time itu, ya, ngebolang sendirian atau pergi sama teman atau sahabat, bukannya sama emak dan bibi, ya. Hmmm... Tak apalah, anggap aja me time cus tujuannya buat refreshing, cuci mata atau apa pun itu yang intinya keluar dari rutinitas yang membosankan.

Nge-mall kemarin perginya dibagi jadi dua kloter. Ibu misah duluan karena ada suatu keperluan, sedangkan saya dan bibi berangkat bareng naik TransJogja 1B jam 14.15. Sengaja berangkatnya siang dan ngeplot waktu sejam, jaga-jaga kalau nunggu bisnya lama atau kena macet geto. Sekitar jam 14.30 TransJogja yang ditunggu datang juga. Setelah penumpang yang turun habis, saya dan bibi dipersilakan masuk oleh pramugara ke dalam bis yang sepi. TransJogja pun melaju ke arah timur.

Mengikuti rutenya, kami jalan-jalan dulu ke utara sebelum diantar ke pusat perbelanjaan megah yang berada di wilayah timur Yogyakarta dan menjadi bagian dari Kabupaten Sleman ini. Dari perempatan Gramedia, TransJogja belok kiri ke utara, melewati bunderan UGM, perempatan Sagan, Jalan Colombo-UNY, kemudian belok kiri melewati Jalan Affandi sampai masuk Terminal Condongcatur pada jam 14:50. Keluar dari Terminal Condongcatur, bis balik lagi ke selatan melewati Jalan Affandi. Dan sampailah kami di mall yang letaknya berdampingan dengan Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hotel. Saat saya dan bibi berjalan mendekati pintu masuk, sosok ibu terlihat dari kejauhan. Pas, nggak perlu saling tunggu. 

Plaza Ambarrukmo siang hari itu tampak lengang. Pengunjungnya masih sibuk di tempat kerja kali, ya. Ditambah saat itu masih jam-jamnya sahabat muslim puasa Ramadhan. Area terbuka di Ground Floor, yang biasa dipakai untuk eksibisi, kali itu kosong melompong (makanya ibuku menawarkan kalau mau guling-guling di lantai silakan. Nggak bakalan kulakukan. Malu sama umur. Hahaha. Kecuali kalau ada hadiahnya, Samsung Galaxy S6 Edge atau Iphone 6 atau MacBook Pro, misalnya. Hahaha). Namun, kehidupan mall pada umumnya masih tetap terasa. Kuprediksi, keramaian akan bergeser pada jam-jam menjelang buka puasa.

Jalan bertiga, kami nggak langsung menuju ke Carrefour, tapi mampir makan dulu. Sambil jalan, kami berunding, mau makan di mana. Pilihan akhirnya jatuh ke Solaria di lantai 3 dekat Taman Sari Food Court. Lagi-lagi kami menemui situasi yang lengang kala memasuki tempat makan dengan interior mengarah ke minimalis modern ini. Pengunjung yang makan di tempat didominasi anak-anak muda. Untuk alasan kenyamanan, kami bertiga memilih duduk di bagian dalam.



Meja kami memiliki dua jenis kursi: sejenis sofa yang empuk dan kursi mirip rotan tapi kayaknya rotan tiruan yang ringan. Saya dan ibu duduk bersisian di sofa menghadap ke arah pintu utama, sedangkan bibi duduk di kursi mirip rotan. Di samping menyukai interior dan lightingnya, saya juga menyukai kebersihan Solaria. Barangkali sudah menjadi SOP bahwa tiap kali suatu ruang makan usai digunakan, ruang tersebut harus segera dibersihkan sebelum dipakai pengunjung berikutnya. Peralatan makannya diberesin dan area di sekitarnya langsung disapu. 


Kami pun disibukkan milih menu. Ibu pilih kwetiauw ayam siram dan juice sirsak, bibi pilih nasi cap cay dan juice sirsak, sedangkan saya pilih mie ayam teriyaki dan black currant. Nggak perlu nunggu lama, pesanan diantar bergiliran ke meja nomor 9, meja kami. Minuman dulu (juice sirsak 2 dan black currant-diantar sekaligus) disusul makanannya. Makanan yang datang pertama kali pesanan saya, mie ayam teriyaki, setelah itu giliran pesanan ibu dan bibi: kwetiauw ayam siram dan nasi cap cay. Selamat Makan! Sambil menikmati mie ayam teriyaki, saya cerita-cerita mengenai menu pilihan saya, yah!

Well, waktu liat penampakan Mie Ayam Teriyaki di depan mata, langsung batin saya teriak-teriak: kok, porsinya dikit, apalagi pas ngelirik punya ibu dan bibi. Iri, kenapa punya mereka porsinya banyak sedangkan punya saya dikit. Selain itu, saya pikir, yang namanya mie ayam bakal disajikan pakai mangkuk, tapi ternyata pakai piring ceper. Kemudian, waktu mencicipi kuahnya (disajikan terpisah di mangkuk kecil), terasa kurang garam sekaligus kurang ngaldu. Bagi saya yang punya kecenderungan menyukai masakan asin, kuah bertabur daun bawang yang terasa plain di lidah itu kurang mantap. Jadilah saya beranjak dari sofa demi meminta garam ke waitress. Setelah ditaburi garam, barulah rasa kuah tersebut mengikuti selera saya.

Terdapat 3 unsur makanan di piring ceper: mie, ayam teriyaki, dan salad sayur. Ayam teriyaki disajikan di atas mie sedangkan salad sayur berada di pojokan, dilambari daun selada. Mie-nya sendiri pakai model pipih agak keriting. Saya suka sama salad-nya, karena pengolahannya pas. Dari rasanya, saya menilai kalau sayurnya sudah "dilewatin" di air mendidih biar rasanya nggak berasa mentah, warnanya masih fresh, dan ketika dikunyah krenyes-krenyes. Walaupun cuma diberi mayonaise, salad sayur-nya boleh juga.

Giliran ayam teriyakinya, nih! Kesan saya setelah menikmati ayam teriyaki tanpa mie adalah ayam teriyakinya enak! Bumbunya merasuk, bahkan nge-blend sama mie-nya. Jika dibandingkan dengan ayam yang ada di kwetiauw ayam siram pesanan ibu, ayam teriyaki punya saya lebih enak. Lada hitamnya pun kerasa. Disimpulkan bahwa mie ayam teriyaki-lah yang paling enak di antara ketiga makanan pesanan kami. Huhuyyy! Saya pun tak lagi merasa kecewa. Rasa kecewa yang sempat terasa di awal kini berganti dengan penyesalan.

Menyesal karena salah trik!

Terceritakan di paragraf sebelumnya kalau kuah mie ayam teriyaki-nya kurang asin. Kesalahan saya adalah kenapa kuahnya tidak dicampur dulu ke mie baru dicicipin. Alhasil, saat kuah telah tercampur dengan mie dan ayam teriyaki barulah makanan saya terasa asin. Nah lo! Diraihlah black currant, minuman mirip anggur yang kecut-kecut segerrrr...

Salah trik, tetapi saya masih pengin balik lagi ke Solaria, tuh! Masih banyak makanan dan minuman yang harus dicicipi, biar makin banyak pengalaman bercengkerama dengan aneka hidangan khas resto yang memilih warna ungu sebagai warna branding-nya. Ada yang mau traktir saya di Solaria? []


Menikmati Kapal Selam Keriting Ny Kamto

8 comments
Siapa pun tahu kalau yang namanya pempek (ada yang menyebut empek-empek) adalah makanan khas dari Palembang, Sumatera Selatan. Namun, juga tidak salah kalau ada yang mengatakan pempek juga ada di Jambi, Bengkulu, bahkan menyeberang hingga ke Pulau Jawa. Sekarang, makan pempek nggak perlu terbang ke Bumi Sriwijaya dulu, ya, karena, pempek sudah bisa dinikmati di berbagai tempat.

Brand pempek yang ditemukan di luar Palembang adalah pempek Ny Kamto di Yogyakarta. Tampaknya Yogyakarta merupakan pasar yang potensial bagi bisnis kuliner berbahan dasar ikan tenggiri ini. Buktinya, gerai pempek Ny Kamto tersebar di berbagai titik penjualan, sebut saja di Jalan Beskalan, Plaza Ambarrukmo, maupun Jalan Gejayan (Jalan Affandi). Belum lama, ketika saya memasuki Hero Supermarket, yang berada di area Mal Malioboro, Ny Kamto telah berdiri di antara retail goods yang dijual supermarket anggota keluarga Hero Group ini. Ckckckck...

Pempek Ny Kamto di Dalam Hero Supermarket Malioboro Mall Yogyakarta
Bagaimana Rasanya Makan di Sini Ya?
Foto: Dokumentasi Pribadi Ratri Puspita

Pempek Ny Kamto sudah jadi langganan sejak lama. Sabtu, 11 Juli 2015, sekitar jam 15:48, berdua sama bibi, saya mendarat di gerai Pempek Ny Kamto Beskalan. Begitu sampai di dalam gerai yang lapang itu, bukannya langsung pesan pempek, kami malah cari tempat duduk dulu. Penting mendapatkan tempat duduk dulu sebelum pesan makanan, ya, nggak? Setelah dapat tempat duduk, kami berdua menuju meja pemesanan lalu asyik menekuri lembaran menu berisi deretan gambar pempek berikut nama dan harganya. Hmmm... pesan yang mana, ya? Semuanya enak, menggoda, dan pada melambai-lambai minta diemplok. :p

Menu Pempek Ny Kamto
Yang Mana Favoritmu?
Foto: Dokumentasi Pribadi Ratri Puspita
Setelah menimbang-nimbang, pilihan saya akhirnya jatuh ke kapal selam dan keriting. Duet antara kapal selam yang digoreng dengan keriting tidak digoreng diyakini bakal menghasilkan kenikmatan yang sempurna. Sementara itu, bibi, yang sama bingungnya, pilih kapal selam dan bulat-keduanya digoreng-sebagai menu jajan hari itu. Oh, iya, spesial rekues, saya minta sama masnya ekstra mentimun (krenyes-krenyesnya mentimun enak banget dimakan bareng sama pempek atau sama cukonya saja). Usai transaksi, kami pun kembali ke tempat duduk, menanti pesanan diantar.

Tidak perlu menunggu lama untuk dua piring pesanan. Maklum, waktu itu gerai hanya diisi pelanggan makan di tempat 15 orang dan 4 orang (ada 1 bayi tapi nggak dihitung :p) take away alias dibawa pulang. Pegawainya terlihat cekatan sehingga kami nggak usah menunggu terlalu lama. Catatan bagi Anda, karena nggak mencicipi pempek pesanan bibi, saya hanya akan cerita tentang duo pempek pesanan saya saja. Nggak apa-apa, ya! Kasihan bibi saya kalau jatahnya dikurangi. :D

Kapal Selam & Keriting
Foto: Dokumentasi Pribadi Ratri Puspita


Bagaimana, kepengin nggak? 

Begitulah penampakan pempek-pempek pesanan saya pas lagi anget-angetnya mendarat di meja. Dan sesuai rekues, piring pempek saya terisi mentimun iris cukup banyak, lebih banyak daripada yang ada di piring pempek bibi. :)

Seperti yang tampak pada piring saji, kapal selamnya kelihatan habis turun dari penggorengan. Berwarna keemasan, permukaannya garing dan kuning telurnya di dalamnya nggak pecah. Agar konsumen tidak kesulitan makan, dibantu dengan irisan. Kalau mau makan dalam bentuk potongan besar, tinggal ikuti saja garis irisan tersebut dan hap! Masuk mulut. Sedangkan bila ingin potongan lebih kecil, ikuti garis irisan lalu diiris lagi pakai sendok dan garpu. Berbeda dengan kapal selam yang telah diiris, pempek keriting yang tidak digoreng disajikan utuh tanpa ada jejak irisan di sana sini. Ya, karena si keriting lebih mudah diiris. Soal rasa... menurut saya enak, ikan tenggirinya kerasa. Cocok-lah sama selera lidah.

Beralih ke cuko. Ny Kamto menyediakan 2 macam rasa cuko pada tiap meja, manis dan pedas. Kedua cuko tersebut telah ada di meja bahkan sebelum pelanggan datang. Cuko-cukonya tidak akan hengkang dari atas meja kecuali mau diisi ulang. Pelanggan nggak perlu khawatir salah menuang cuko asal tahu rahasianya: mau baca labelnya! Menurut lidah saya, cuko pedasnya nggak terlalu pedas sedangkan cuko manisnya ada rasa kecut-kecutnya. Kalau gemar makan pempek pedas, tuang cuko pedas saja tanpa dicampur cuko manis.  

Cuko yang Tersedia di Masing-masing Meja: Pedas dan Manis
Foto: Dokumentasi Pribadi Ratri Puspita


Ini dia jadinya kalau pempek sudah disiram cuko manis dan pedas. Saya termasuk yang suka menuang kedua cuko encer tersebut dalam jumlah cukup banyak hingga setengah badan pempek terendam. Nggak ada formula khusus berapa sendok banding berapa sendok cukonya. Yang penting pedasnya cukup sehingga memperoleh kenikmatan dalam menyantap hidangan kuliner Nusantara ini. 
 
Pempek Setelah Dituangi Cuko
Foto: Dokumentasi Pribadi Ratri Puspita
Pempek Ny Kamto sukses menjadi duta kuliner di Yogyakarta. Menguasai lidah Jawa yang katanya terbiasa dengan masakan yang manis-manis. Sekali tempo, lidah Jawa harus diajak mencecap rasa yang ditawarkan oleh daratan seberang.[]


Pengeluaran sekali makan (angka sesuai yang tercetak di nota)
* Kapal selam: Rp10.909
* Keriting: Rp6.363
* (+) Pajak 10% 

Pempek Ny Kamto Beskalan
Jalan Beskalan 3A Yogyakarta
(0274) 514291

Catatan Untuk Diriku di Hari Jadi

Leave a Comment
Selamat ulang tahun diriku. Beranilah untuk berdiri tegak, bersikap tegar, dan mau menghadapi kenyataan. Jangan mengingkari nasib. Jangan pula mencoba munafik. Yang terjadi saat ini adalah benar, tidak ada kepedulian dirinya pada dirimu. Berhargalah hidupmu tanpa dirinya. Kalau pun kau (memaksakan diri) berjodoh dengannya, bersuamikan dia, apakah menjadi jaminan kau akan hidup bahagia? Apakah dengan memberinya anak, meladeninya sepenuh hati, berkorban jiwa dan raga, lantas membuatmu akan dinobatkan sebagai perempuan sempurna?

Ketika kau mencintai, janganlah menjauh dari logika. Kata hati tak selalu benar dalam berwicara, tak melulu tahu akan jalan hidup seseorang di masa depan. Dia bisa membawamu ke arah kebenaran, tetapi juga tak sungkan menjerumuskanmu ke dalam penderitaan yang akan kautanggung seumur hidupmu.

Hidup memanglah ibarat gading. Ia bisa retak menurut waktu yang dimau. Namun, jika kau tahu bagaimana merumatnya, bagaimana menjaganya agar tiada retak, maka hidupmu, kalau pun ada retak, tidak sampai retak itu melukaimu. Dia tidak akan melumatmu sampai kau tak sanggup 'tuk berdiri.

Gambar: Pinjam dari Sini
Akankah kau siap dengan konsekuensi yang bakal ditanggung seorang diri? - Jawab!

Kamu, ingatlah hari ini, ingatlah akan apa yang telah kaualami. Dan dia yang berada di dalam ingatanmu, apakah pantas dia kaukenang? Apakah dia layak kaupertahankan? Apakah dia terus kaubela? Apakah dia pantas kautunggu? Bagaimana seandainya, di tempatnya kini berada, telah memilih hati yang lain? Bukan... bukan hatimu. Bukan kamu ternyata yang menjadikannya luluh dan bersedia melepas egonya demi menyambut cinta.

Bila engkau inginkan orang lain berpikir jernih, kaulah yang semestinya melakukannya di urutan pertama, lalu diulang dua kali, tiga kali, hingga beribu kali. Pertanyaan yang sama akan terus terngiang di telinga, selalu hadir di dalam hatimu hingga di tahun bertahun yang akan datang. Sebagai pengingat, agar jangan pernah kau tergelincir kepada hati yang salah. 

Untuk satu hal yang sangat remeh saja dia tidak mau melakukannya, apalagi berkorban untukmu. Rugi kalau kau masih menginginkan hatinya! 

Dunia itu indah, apalagi hidupmu. Hargailah. Kau pantas menerima segenap keindahan yang dianugerahkan Tuhan atas hidupmu. Jangan biarkan segalanya cemar oleh kesalahan yang awet terpelihara. :)

Camkan!

Yogyakarta | 2015 | 23:58 

Video Pinjam dari Sini

Hidrasi Tepat, Tubuh Sehat, Puasa Pun Penuh Semangat

4 comments
Telah termaktub di dalam Rukun Islam bahwa salah satu kewajiban seorang muslim adalah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramdhan. Maka, terhitung dari tanggal 1 hingga 30 Ramadhan, umat Islam di seluruh dunia berpuasa selama sehari penuh, sejak matahari terbit sampai tenggelam. Sehari penuh-nya masing-masing negara bisa jadi berbeda lantaran perbedaan waktu tenggelamnya matahari yang menjadi penanda berakhirnya puasa (berbuka).

Perbedaan lamanya berpuasa dialami oleh kaum muslim yang bermukim di wilayah Eropa. Di Belanda, yang tengah memasuki summer, sehari penuhnya bisa mencapai 18,5 jam, lebih lama 5 jam dibandingkan jam puasa di Indonesia. Sementara itu, umat muslim di Inggris harus berpuasa selama  16 jam atau lebih, apalagi yang berada di wilayah Aberdeen, Skotlandia, mereka harus berpuasa lebih dari 18 jam. Beranjak ke Swedia, waktu berbuka puasa malah serba tidak pasti, karena sunset-nya unpredictable. Benar-benar menjadi ujian keimanan dan ketaqwaan seseorang.

Tidak hanya tantangan soal waktu, puasa juga memberikan berbagai tantangan lain bagi pelakunya, yakni mengatasi jam-jam rawan. Ada jam-jam "rawan" di mana stamina mulai menurun yang mengakibatkan tubuh terasa lesu, ngantuk, haus, dan susah konsentrasi. Kondisi "rawan" ini lazim dialami oleh mereka yang berpuasa akibat menurunnya kadar glukosa dalam darah karena tubuh tidak menerima asupan makanan maupun air minum. 

Karena Manusia Adalah Makhluk Air

Makhluk air bukan lantaran manusia mampu berenang atau menyelam di air, ya. Manusia disebut sebagai makhluk air disebabkan karena sebagian besar tubuh manusia terdiri atas air. Air tersimpan di berbagai organ penting manusia seperti otak & jantung (73%), paru-paru (sekitar 83%), kulit (64%), otot & ginjal (79%), serta tulang (31%). Fungsi air yang demikian vital tak ubahnya nutrisi pada makanan yang wajib diasup demi tumbuh kembang yang optimal. Apa saja fungsi vital air bagi tubuh? Infografik di bawah ini menjelaskannya untuk Anda.


Terdapat diferensiasi kandungan air di dalam tubuh manusia. Bayi yang baru lahir (newborn), tubuhnya menyimpan air sebanyak 78%. Persentase 78% akan berkurang menjadi 65% ketika si bayi berusia 1 tahun. Kondisi berbeda juga ditemukan pada manusia dewasa berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Pada laki-laki, kandungan airnya sebanyak 55-60% dari berat badan, sedangkan pada perempuan kandungan air antara 50-60% dari total bobot tubuhnya.
  
Dehidrasi Terjadi Apabila 

Betapa esensial air bagi tubuh. Jika kebutuhan air kurang, tubuh akan memberikan sinyal berupa rasa haus. Timbulnya rasa haus menjadi pertanda tubuh mulai kekurangan cairan, dipicu naiknya konsentrasi pertikel dalam darah. Sayangnya, kondisi terlanjur haus acapkali diabaikan. Padahal, jika terus dibiarkan, individu bisa mengalami dehidrasi yang mengganggu metabolisme tubuh: kerja ginjal menjadi lebih berat, aritmia pada jantung, dan sumbatan pada pembuluh darah.

Mengutip infografik di harian Kompas, Jumat, 28 November 2014, dehidrasi terbagi menjadi 4 level, yakni ringan, moderat, parah, dan fatal. Indikasi terjadinya dehidrasi mulai dirasakan di level moderat (individu biasanya acuh saat dehidrasi masih berada di level ringan yang ditandai rasa haus saja), ditandai dengan timbulnya gejala pening, kulit kering, sakit kepala, kehausan hebat, kelelahan fisik dan mental, mulut kering, serta sembelit. Pada tataran parah, individu yang mengalami dehidrasi merasa demam, jantung berdebar, berhenti berkeringat, ditambah gejala turutan lainnya, seperti mata tenggelam, tekanan darah rendah, warna air seni keruh atau tidak dapat buang air kecil sama sekali. Adapun kondisi dehidrasi menjadi fatal apabila individu merasa linglung dan/atau pingsan. 

Lebih lanjut, diungkapkan oleh dokter Fatmah Eliana, ahli penyakit dalam dari Rumah Sakit Mitra Kemayoran (dalam Kompas, Jumat, 28 November 2014), bahwa efek dehidrasi
bisa menyebabkan hipernatremia (kadar natrium dalam darah tinggi), hipokalemi (kekurangan kalium), dan hipokalsemi (kadar kalsium rendah).
Pada kondisi normal, yakni hari-hari biasa di luar bulan Ramadhan, untuk mencegah terjadinya dehidrasi, individu dianjurkan rutin mengonsumsi air minum tanpa menunggu rasa haus datang lebih dulu. Perlakuan berbeda jika dehidrasi menyergap saat berpuasa. Kuncinya sederhana, yakni tahu kiat berpuasa yang tepat, terlebih cara mencukupi kebutuhan cairan selama berpuasa. Paparan visual akan kondisi seseorang yang tidak terhidrasi secara tepat saat berpuasa bisa disaksikan melalui 3 video di bawah ini. Apakah Anda pernah mengalaminya?

 Video: Pinjam dari Sini

Video: Pinjam dari Sini

Video: Pinjam dari Sini

Kiat Sehat Menjalankan Ibadah Puasa

Siapa, sih, yang berharap puasanya batal di tengah jalan? Tidak ada, bukan? Pastinya semua berharap bisa menjalankan ibadah puasa dengan lancar, mulai dari fajar hingga terbenamnya matahari. Agar fit selagi  berpuasa, individu musti paham apa yang semestinya dilakukan. Yang jadi mitos jangan mudah dipercaya, yang menjadi pantangan jangan diikuti, yang mengarah kepada kebaikanlah yang dijalani. Apa saja kiat sehat dalam menjalankan ibadah puasa?

1. Gizi
Penuhi kebutuhan gizi sebagai bekal berpuasa. Upaya pemenuhan gizi dilakukan saat sahur dan berbuka puasa dengan cara mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang, meliputi makanan mengandung karbohidrat (sekitar 50%), protein (15-20%), lemak (kurang dari 30%), vitamin, dan mineral. 

Supaya tidak mudah mengantuk, pilih sumber energi karbohidrat kompleks yang didapat dari nasi yang masih menyisakan kulit ari, beras merah, brown rice (beras hitam), dan kentang (jangan ditumbuk/dibikin mashed). Alternatif lainnya adalah oatmeal atau roti gandum (whole wheat). Protein didapat dari tahu, tempe, kacang-kacangan, biji-bijian, kedelai, ikan, ayam atau telur. Lemak sehat diperoleh dari olive oil canola dan minyak kacang. Sumber vitamin dan mineral terdapat pada sayur dan buah. Perbanyak konsumsi sayur ketimbang buahnya. Pastikan makanan-makanan sehat tersebut ada di dalam piring makan Anda. 

Sebagai panduan, Healthy Eating Plate buatan ahli gizi dari Harvard School of Public Health dapat diadopsi untuk mengkreasikan menu makan sehat bergizi seimbang.



2.  Hidrasi
Selama menjalankan ibadah puasa, lambung akan kosong 12-14 jam. Itulah sebabnya, individu harus menyiapkan cadangan cairan untuk 12-14 jam, sebab, walaupun tengah berpuasa, kebutuhan cairan tubuh saat berpuasa SAMA dengan kebutuhan cairan tubuh pada saat sedang tidak berpuasa. Demikian pula dengan jumlah cairan yang dikeluarkan oleh tubuh.

Healthy Eating Plate menyarankan konsumsi air minum (drink water) dan hindari minuman manis. Sebaik-baiknya minuman, air  minum menjadi yang terbaik dibandingkan dengan kopi, susu, teh atau minuman manis lainnya. 
Terpenting, air putih yang pertama masuk.
(Sumber: NOVA, 1375/XXVII, 30 Juni-6 Juli 2014)


Sebagai komponen utama dalam tubuh seseorang, air yang cukup dibutuhkan agar organ-organ di dalam tubuh kita dapat berfungsi dengan baik. Air putih adalah pilihan sumber air untuk tubuh yang sangat baik dan menyehatkan. Sumber: dari sini.
Hidrasi yang tepat akan menghindarkan individu dari kekurangan cairan. Mengikuti saran Ferdi Hasan, kebutuhan cairan selama puasa dipenuhi dengan cara minum 2+4+2: 2 gelas air saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur. Percayalah, dengan hidrasi yang tepat, tubuh akan tetap bugar. Dengan demikian, puasa seharian bisa dilalui dengan penuh semangat.



 
 Video: Pinjam dari Sini

  

Aqua, sebagai penyedia air minum dalam kemasan, akan mencukupi kebutuhan air selama individu berpuasa. Berasal dari sumber mata air pilihan yang terjaga kemurnian dan kandungan mineral alaminya, Aqua hadir dalam berbagai kemasan dan ukuran untuk berbagai kebutuhan, mulai kemasan gelas plastik 240 ml; botol plastik 330 ml, 600 ml, 750 ml, serta 1500 ml; dan galon 19 l untuk kebutuhan air minum sekeluarga. Aqua juga hadir di kelas premium dalam kemasan botol 380 ml berhias motif batik nan elegan karya perancang adibusana Sebastian Gunawan.


Jangan sampai didera dehidrasi sehingga mengurangi kekhusyukan beribadah. Bekali puasa Ramadhan dengan asupan gizi yang seimbang dan jumlah cairan sesuai kebutuhan tubuh sehingga tetap fit dan produktif. Pastikan minum #AQUA242 yang alami, tidak mengandung pemanis, pewarna, maupun pengawet. Jangan sampai kejadian memalukan yang dialami oleh Mas Feri Hausan menimpa Anda. Selamat berpuasa! []


Referensi

http://www.nesoindonesia.or.id/puasa-di-negeri-belanda-1. 12 Juli 2015. 20:18
http://www.cnnindonesia.com/internasional/20150617100312-134-60501/berapa-lama-umat-muslim-di-eropa-utara-berpuasa/. 12 Juli 2015. 20:20
http://news.detik.com/advertorial-news-block/2598228/forum.detik.com. 12 Juli 2015. 21:47
http://www.aqua242.com/. 12 Juli 2015. 21:50
http://www.aqua.com/produk/aqua. 12 Juli 2015. 21:59
http://www.aqua.com/produk/aqua-reflections. 12 Juli 2015. 22:01
http://www.femina.co.id/isu.wanita/kesehatan/mengatasi.dehidrasi.dan.kulit.kering.ketika.puasa/005/005/9. 12 Juli 2015. 22:14
http://www.kidnesia.com/Kidnesia2014/Dari-Nesi/Sekitar-Kita/Sains/Kenapa-Sering-Ngantuk-Saat-Puasa. 13 Juli 2015. 11:26
http://water.usgs.gov/edu/propertyyou.html. 13 Juli 2015. 12:04
http://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/healthy-eating-plate/. 13 Juli 2015. 13:36

---

ADH. Metabolisme Tubuh-Minum Tak Pelu Menunggu Haus. Kompas. Jumat, 28 November 2014
Prianggoro, Hasto. Pentingnya Makanan Sehat. Isu Spesial Makanan Sehat. NOVA. 1352/XXVI. 20-26 Januari 2014
Prianggoro, Hasto. Dehidrasi Gantikan Cairan yang Keluar. Kesehatan. NOVA. 1375/XXVII 30 Juni-6 Juli 2014



***
Tulisan Ini Diikutsertakan Pada Kompetisi Menulis Blog Ramadan 2+4+2 Danone AQUA dengan Tema “ASUPAN GIZI YANG TEPAT SAAT BERPUASA”