Akhir Manis Menuruti Keteguhan Hati

20 comments
Mengingat kata orang tua, Desember diartikan gedhe-gedhene sumber  Hal itu tak lepas dari pergantian musim yang telah memasuki musim hujan sehingga sehari-hari diwarnai hujan, mulai dari intensitas rendah, sedang, hingga lebat pakai angin dan/atau halilintar. Hujan deras diumpamakan sebagai rezeki yang terus turun tiada henti.  Dan, saya salah satu yang kecipratan rezeki Desember.

Desember 2014 saya tandai sebagai bulan pembawa rezeki. Maaf, bukan bermaksud menganaktirikan sebelas bulan yang lain, wong nyatanya di bulan-bulan sebelumnya saya juga menerima banyak rezeki. Namun, sesuatu yang sedikit berbeda mengiringi kedatangan rezeki tersebut di bulan Desember. Berkah yang datang dengan pelajaran berharga yang tak akan terlupa.

Puji Tuhan, keinginan lama memiliki HD Portable 1 TB terpenuhi setelah berhasil menang lomba menulis Dell Dream yang diadakan Dell, produsen produk IT asal Amerika yang didirikan oleh Michael Dell. Tentu saja saya nggak mengira bakal "dapat tempat". Menilik jumlah pesertanya saja sudah bikin jiper, ditambah karya tulis masing-masing yang aduhai sangat, membuat saya nggak menaruh banyak harap atas satu cerita sederhana yang dikirim dalam keadaan tergesa. Beruntung, pihak Dell berbaik hati memasukan tulisan yang jauh dari sempurna itu ke dalam data base Your Dell Dream sehingga saya katut jadi peserta. (Maaf, diselingi dengan bahasa Jawa hehehe)

Harddisk Portable 1 TB Hadiah dari Dell
Foto: Dokumentasi Pribadi Ratri Puspita
Buku Manual dan Kartu Garansi Bawaan Harddisk Portable Dell
Foto: Dokumentasi Pribadi Ratri Puspita

Tulisan yang diikutsertakan saya beri judul Mbak Hana dan Perempuan Menulis. Melalui tulisan tersebut, saya bermaksud membahas kebangkitan perempuan di dunia penulisan kreatif. Bermodal komputer jinjing, para perempuan penulis menuangkan kreatifitas berkarya dalam wujud buku, aneka artikel di media massa atau blog. Berkat kerja keras dan semangat yang tiada pernah pupus, usaha mereka diganjar sambutan hangat masyarakat, memenangkan berbagai kompetisi, hingga meraih penghargaan bergengsi. Penghargaan berupa materi? Pastinya ada! Saya yakin!

Artikel Mbak Hana dan Perempuan Menulis agaknya bukan sekadar asal tulis. Bila Anda, pembaca, sempat mengunjungi website Dell Dream sebelum ditutup dan membaca satu per satu tulisan yang ada di sana, Anda akan menemukan perempuan peserta lomba yang melabeli dirinya sebagai penulis, bercita-cita menjadi penulis atau tengah menjajaki karir di bidang penulisan. Di satu sisi, saya menyambut gembira kebangkitan perempuan di bidang penulisan kreatif, meski di sisi lain membuat saingan saya kian banyak. Hahaha. 

Saingan yang banyak saya sikapi secara positif saja, karena dengan lahirnya banyak pesaing, saya terdorong untuk terus memperbarui ilmu, baik itu secara mandiri maupun lewat bantuan orang lain alias guru. Sekadar informasi, saya memiliki banyak guru yang tersebar di seantero negeri bahkan belahan dunia lain. Berkat mereka, saya bisa seperti saat ini. Thank's a bunch, Guru! 



Tulisan Saya Untuk Lomba Dell
Gambar: Pinjam dari Sini

Bukan hanya berterima kasih kepada guru, saya juga harus menyampaikan terima kasih kepada diri saya atas keteguhan hati yang tetap terjaga sehingga mampu melumpuhkan rasa malas, mematikan enggan, menggerus takut, dan melempar jauh rasa tidak percaya diri. Keteguhan hati saya mampu meyakinkan diri saya yang saat itu teramat sangat tidak mempercayai kemampuan diri sendiri untuk menyelesaikan tulisan. Saat itu, saya ingin menyudahi setengah pertempuran yang terlanjur diikuti. Saya nggak mau mundur, tapi juga (merasa) nggak mampu untuk melanjutkan langkah. Alangkah bodohnya saya saat itu, bila benar-benar berhenti di tengah jalan,  sama halnya saya menyia-nyiakan rezeki yang tengah Tuhan persiapkan.

Sebetulnya, saya nggak berniat untuk setor last minute. Namun, sebagai panganut kesempurnaan karya, ya, begitulah... edit sana edit sini, tambah sana tambah sini, tulisan terus dimake-up hingga tak kunjung selesai. Rasanya tulisan itu tidak pernah terlihat sempurna dan selesai di mata saya. Ada kekhawatiran tulisan tersebut tidak layak dibaca dan sebagainya. Semesta gemas melihat tingkah laku saya dan memberi teguran. Teguran datang dalam bentuk paksaan. Tiba-tiba saya harus berangkat ke Jakarta dan tulisan belum selesai! Jadilah bingung sendiri, antara lanjut atau berhenti. Tik-tok-tik-tok *mikir pakai lama*
Keteguhan hati saya mengantarkan energi yang luar biasa. Saya nggak tahu semua datang dari mana. Yang jelas, saat itu saya pasrah banget. Tidak mengharap "imbalan" atas tulisan yang disetor ke Dell. Niat saya saat itu cuma satu: ikut kompetisi. That's all. Yang berbau "lain-lain" sudah disingkirkan jauh-sangat jauh. 
Ajaib, jemari saya mampu terus menari di atas tuts keyboard notebook, hingga pada akhirnya menemukan kata usai. Selesai. Rampung. Puji Tuhan. Setelah setor tulisan (Puji Tuhan, internet lagi bersahabat), saya matikan notebook lalu ganti pekerjaan, mengurus tetek bengek untuk keberangkatan ke Jakarta, mulai dari beli tiket kereta api (return tiket untuk dua orang), belanja kebutuhan untuk di perjalanan, catat ini-itu buat self-reminder, dan terakhir adalah packing. Lancarrrr! Seolah segalanya telah disiapkan sangat terencana step by step.

Lega. Sungguh lega. Pertarungan telah usai. Saya bisa mengalahkan sisi buruk dalam diri saya yang tiap kali dipepet maunya ngalah. Tidak! Itu saya di masa lalu. Sekarang, saya adalah seorang petarung super. Saya nggak mau kalah dan didahului kompetitor yang kian bejibun.
Jika ingin memenangkan pertandingan. Lawan diri kamu lebih dulu. 
Rangkaian Kereta Api Senja Utama Yogyakarta bergerak dari Stasiun Yogyakarta menuju ibu kota dan saya pergi tanpa membawa beban. Terima kasih, Tuhan. Senangnya, tuh, di sini *nunjuk hati* []

20 komentar:

  1. suka banget sama quote oenutuonya, selamat ya mbak^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih. Tulisan tersebut bukan bermaksud untuk pamer pernah menang, tapi untuk mengingatkan sekaligus mencambuk saya. :)

      Hapus
  2. Keren lah Mbak. Saya mah kalau ikut lomba maju mundur cantik. Mengingat saingan yang ciamik-ciamik..hihihi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama, Mbak, suka maju-mundur-maju-mundur. Makanya saya ngepost tulisan ini, buat mengingatkan, terus mengingatkan, diri sendiri. Saya nih, gedhene segini, masih harus dioprak-oprak. Heheheh.

      Hapus
  3. Jika ingin memenangkan pertandingan. Lawan diri kamu lebih dulu.

    Selamat yaa... :)

    BalasHapus
  4. Selamat, ya. Keren hadiahnya, nih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih, Mbak Myra :)
      Iya, 1 TB, nih. Bisa buat nyimpen drama Korea #Ups :p
      Aku naksir pinguin kopinya Mbak Myra hehehe

      Hapus
  5. lomba juara itu untung2an ya, and you are the lucky one :) lumayan barang gratis an yang bisa dimanfaatin ya


    Jalan2Liburan → Toko Buku Atlantis di Santorini, Salah Satu Toko Buku Tercantik di Dunia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, ada faktor luck di dalamnya. Namanya juga kompetisi, dipilih yang terbaik di atas yg baik-baik. Walaupun dirasa sudah melakukan yang terbaik, tapi kalau kalah, ya, anggap aja belum beruntung dan siap untuk kompetisi berikutnya. :D

      Hadiahnya memang gratis, tapi meski gratisan, ada value di dalamnya yang belum tentu bisa ditukar dengan uang. Value tentang semangat berkompetisi, menerima kekalahan, mengemban kemenangan, dan terus memperbaiki kualitas tulisan. :)

      Terima kasih telah berkunjung ke rumah maya saya. Semoga harimu menyenangkan. :)

      Hapus
  6. keren nih bisa menang hd 1tb pulaa .. mau dong buat nyimpen film2 :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, Mbak Nabil.

      Mau buat nyimpen apa? Drama Korea atau Serial Jepang? Masih muat banyak, nih! :D :D

      Hapus
  7. Wow, keren ih! Perjuangan melawan diri sendiri dan tetap meneguhkan hati akhirnya berbuah manis,ya, Mba? Congrats yaa! ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih banyak atas apresiasinya. Berakhir melegakan dan berbuah keberuntungan. Semua tak lepas dari keteguhan hati. Alhamdulillah... :)

      Hapus
  8. Ikut lega juga, bener2 pjuangan ya mb buat nulis dg hati

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Tulisan ini akan senantiasa menjadi pengingat bagi saya. :)

      Hapus
  9. Selamat ya, atas kemenangan lombanya! Quote terakhirnya angkat dua jempol :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas apresiasinya. :)

      Hapus